Pangsa pasar HP ultra low-end dan low-end di Indonesia secara keseluruhan mengalami penurunan, dari 81 persen pada tahun 2021 menjadi 75 persen pada tahun 2022, menurut Vanessa Aurelia, analis IDC Indonesia. Vanessa melanjutkan, pangsa pasar ponsel kelas menengah masih konsisten. Strategi diskon dan cashback yang tersedia adalah penyebabnya.
Ponsel dengan harga antara US$100 dan US$200 (sekitar Rp1 koma 5 juta dan Rp3 juta) merupakan pangsa pasar ultra-low-end dan low-end. Ponsel kelas menengah, di sisi lain, berharga antara US$200 dan US$400 (sekitar Rp3 juta dan Rp6 juta).
Menurut laporan dari pintartekno.id pada Kamis, 29 Desember 2022, merek-merek HP teratas berdasarkan penjualan adalah sebagai berikut:
1.OPPO.
OPPO bertanggung jawab atas tempat pertama. Hal ini tidak mengherankan mengingat OPPO yang terutama dimotori oleh A57 di segmen low-end mendominasi pasar ponsel di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2022. Karena penjualan OPPO Reno8 5G meningkat sangat signifikan pada 3Q22. 44,1 persen dibandingkan dengan kenaikan 15,5 persen pada 3Q21, segmen kelas menengah terbantu. Reno8 5G juga meningkatkan peringkatnya dalam hal penetrasi 5G. Mengingat membaik dari tahun sebelumnya 6,5 persen menjadi 19,1 persen.
2.Samsung.
Samsung berada di posisi kedua dalam daftar penjual teratas HP tahun ini. Perusahaan asal Korea Selatan yang aktif dengan seri Fold dan Flip ini meningkatkan penetrasi 5G ke level 24,4% dibandingkan 8,7% di tahun sebelumnya selama 3Q21. Hasilnya, Samsung menjadi salah satu penyedia 5G teratas di Indonesia. Samsung Galaxy A23 hingga A33 telah memberi Samsung cukup banyak perangkat seri A untuk menyelesaikan misi 5G-nya.
Dari sisi pangsa pasar, segmen low end meningkat dari 50,6% menjadi 64,6% dari tahun sebelumnya. Galaxy A13 dan A03 adalah dua produk kelas bawah Samsung yang sangat populer.
3. Vivo.
Vivo yang menempati posisi ketiga mampu menggandakan pangsa pasar kelas menengahnya menjadi 14,8 persen. Ponsel barunya, Y35 dan V25, memainkan peran penting dalam kesuksesan ini. Meski begitu, mereka tidak sendirian. Pasalnya, T1 dan V23 turut membantu meningkatkan pangsa pasar Vivo di kisaran harga US$200–US$400.
Vivo, di sisi lain, mampu meningkatkan penjualan sebesar 42,4% tahun ini di segmen pasar di atas US$400. Variasi X80, X80 Pro, dan V25 Pro semuanya mendukungnya.
4.Xiaomi.
Xiaomi berhasil meningkatkan pangsa pasarnya untuk ponsel 5G dari 13 persen di 3Q21 menjadi 14 persen, menempatkannya di posisi keempat dalam daftar ponsel terlaris di Indonesia untuk tahun 2022. Smartphone entry-level dan mid-range Xiaomi membantu sukseskan penetrasi 5G ini. Seri Redmi Note, Poco F4, Redmi 10 5G, dan Mi 12 Lite semuanya memiliki peran penting.
Redmi 10A dan 10C, serta iterasi sebelumnya, 9A dan 9C, digunakan oleh Xiami untuk ultra low-end. Pasar entry level telah menjadi target sukses strategi pemasaran Xiaomi.
5. realme
Di Indonesia, Realme menjadi smartphone terlaris kelima di tahun 2022. Seri C dan produk Narzo, seperti Realme C30, Realme C33, dan Narzoi 50i Prime untuk kelas low-end, sangat bertanggung jawab atas kesuksesan tersebut. GT Neo3 dan GT2 Pro yang dibanderol sekitar Rp 6 jutaan menjadi penyelamat realme di kelas mid-range. Ini memungkinkannya untuk bersaing secara menguntungkan dengan produsen smartphone lain seperti Huawei dan Infinix.
1.OPPO.
OPPO bertanggung jawab atas tempat pertama. Hal ini tidak mengherankan mengingat OPPO yang terutama dimotori oleh A57 di segmen low-end mendominasi pasar ponsel di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2022. Karena penjualan OPPO Reno8 5G meningkat sangat signifikan pada 3Q22. 44,1 persen dibandingkan dengan kenaikan 15,5 persen pada 3Q21, segmen kelas menengah terbantu. Reno8 5G juga meningkatkan peringkatnya dalam hal penetrasi 5G. Mengingat membaik dari tahun sebelumnya 6,5 persen menjadi 19,1 persen.
2.Samsung.
Samsung berada di posisi kedua dalam daftar penjual teratas HP tahun ini. Perusahaan asal Korea Selatan yang aktif dengan seri Fold dan Flip ini meningkatkan penetrasi 5G ke level 24,4% dibandingkan 8,7% di tahun sebelumnya selama 3Q21. Hasilnya, Samsung menjadi salah satu penyedia 5G teratas di Indonesia. Samsung Galaxy A23 hingga A33 telah memberi Samsung cukup banyak perangkat seri A untuk menyelesaikan misi 5G-nya.
Dari sisi pangsa pasar, segmen low end meningkat dari 50,6% menjadi 64,6% dari tahun sebelumnya. Galaxy A13 dan A03 adalah dua produk kelas bawah Samsung yang sangat populer.
3. Vivo.
Vivo yang menempati posisi ketiga mampu menggandakan pangsa pasar kelas menengahnya menjadi 14,8 persen. Ponsel barunya, Y35 dan V25, memainkan peran penting dalam kesuksesan ini. Meski begitu, mereka tidak sendirian. Pasalnya, T1 dan V23 turut membantu meningkatkan pangsa pasar Vivo di kisaran harga US$200–US$400.
Vivo, di sisi lain, mampu meningkatkan penjualan sebesar 42,4% tahun ini di segmen pasar di atas US$400. Variasi X80, X80 Pro, dan V25 Pro semuanya mendukungnya.
4.Xiaomi.
Xiaomi berhasil meningkatkan pangsa pasarnya untuk ponsel 5G dari 13 persen di 3Q21 menjadi 14 persen, menempatkannya di posisi keempat dalam daftar ponsel terlaris di Indonesia untuk tahun 2022. Smartphone entry-level dan mid-range Xiaomi membantu sukseskan penetrasi 5G ini. Seri Redmi Note, Poco F4, Redmi 10 5G, dan Mi 12 Lite semuanya memiliki peran penting.
Redmi 10A dan 10C, serta iterasi sebelumnya, 9A dan 9C, digunakan oleh Xiami untuk ultra low-end. Pasar entry level telah menjadi target sukses strategi pemasaran Xiaomi.
5. realme
Di Indonesia, Realme menjadi smartphone terlaris kelima di tahun 2022. Seri C dan produk Narzo, seperti Realme C30, Realme C33, dan Narzoi 50i Prime untuk kelas low-end, sangat bertanggung jawab atas kesuksesan tersebut. GT Neo3 dan GT2 Pro yang dibanderol sekitar Rp 6 jutaan menjadi penyelamat realme di kelas mid-range. Ini memungkinkannya untuk bersaing secara menguntungkan dengan produsen smartphone lain seperti Huawei dan Infinix.

0 Comments
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE